galaksiDI manakah engkau berada saat ini? Ya, di bumi. Ketahuilah, bumi itu sangat luas, dan engkau hanya satu titik kecil di bumi ini, seperti sebutir debu. Bumi pun demikian, ibarat sebutir debu di galaxy bima sakti (lihat gambar di samping ini). Dan bisa jadi, galaxy bima sakti juga hanyalah setitik debu di alam semesta ini. Belum ada ilmuwan yang bisa melihat batas atau tepi dari alam semesta ini.

Subhanallah, Allaahu akbar! Laa ilaaha illallah, wahdahu laa syariykalah, lahul mulku walahul hamdu, wahua alaa qulli syaiin qodiyr (maha suci Allah yang maha besar! Tidak ada tuhan selain Allah, tidak ada sekutu bagi-Nya. Milik-Nya kerajaan alam semesta dan segenap puji-pujian. Dialah yang maha berkuasa atas segala sesuatu). Inilah kalimat yang paling tepat menggambarkan kebesaran dan kekuasaan Allah Swt, selayaknya kita ucapkan kala berdzikir.

Rasulullah Saw. bersabda (HR Bukhary): Barang siapa mengucapkan Laa ilaaha illallah, wahdahu laa syariykalah, lahul mulku walahul hamdu, wahua alaa qulli syaiin qodiyr… sebanyak 100 kali dalam sehari, maka hal itu setara dengan memerdekakan sepuluh budak, dan dituliskan untuknya 100 kebaikan serta dihapuskan baginya 100 kesalahan, lalu ia memperoleh perlindungan dari setan (syaitan) pada hari tersebut sampai sore hari dan tidak seorang pun yang bisa menandinginya kecuali orang yang beramal lebih darinya.

Setiap insan manusia pasti pernah melakukan kesalahan. Dan pada hari ‘kebangkitan’ nanti, semua insan manusia akan ditimbang kebaikan dan keburukannya. Tentu kita tidak ingin timbangan keburukan kita lebih berat dari kebaikan kita. Maka biasakanlah wirid ini setiap pagi, agar catatan kebaikan kita terus bertambah dan catatan kesalahan kita terus berkurang. Ingatlah firman-Nya: Barang siapa yang mengerjakan kebaikan seberat dzarrah pun, niscaya dia akan melihat balasannya. Dan barang siapa yang mengerjakan kejahatan seberat dzarrah pun, niscaya dia akan melihat balasannya pula (QS Az-Zalzalah, ayat 7-8). [a]