GambarBAWANG putih (allium sativum) termasuk dalam klasifikasi tumbuhan terna berumbi lapis (siung) yang bersusun. Tanaman ini tumbuh secara berumpun dan berdiri tegak (bisa mencapai 30 – 50 cm), mempunyai batang semu berupa pelepah daun. Helaian daunnya berbentuk pipih dan memanjang. Selama ini bawang putih digunakan sebagai bumbu dapur karena aroma dan rasanya yang khas. Namun bawang putih ternyata banyak mengandung zat-zat yang berkhasiat mencegah dan mengobati penyakit, sehingga bisa dimanfaatkan untuk kesehatan. Bawang putih antara lain mengandung kalsium (bersifat menenangkan), saltivine (mempercepat pertumbuhan sel dan jaringan), diallysulfide (anti cacing), belerang, protein, lemak, fosfor, besi serta vitamin A, B1 dan C. Berikut ini 10 khasiat dan manfaat bawang putih dalam mencegah dan mengobati penyakit jika dikonsumsi dengan teratur.

1. Mencegah dan mengobati penyakit jantung koroner
Salah satu masalah kesehatan yang sering terjadi dalam tubuh adalah tingginya kadar kolesterol jahat (LDL) dalam darah. Jika dibiarkan berlarut-larut, hal ini akan menimbulkan plak yang dapat menghambat peredaran darah ke Jantung dan menyebabkan serangan jantung. Bawang putih terbukti secara medis dapat mengurangi kadar LDL dalam darah hingga 20%, sehingga sangat bermanfaat untuk menstabilkan kadar LDL dalam darah. Mengkonsumsi bawang putih secara rutin dan teratur juga diyakini dapat mengurai plak yang terdapat dalam pembuluh darah, sehingga dapat digunakan sebagai alternatif terapi untuk mengobati penyakit jantung koroner.

2. Mencegah dan mengobati tekanan darah tinggi
Tekanan darah tinggi jika tidak segera diobati bisa menyebabkan penderitanya mengalami stroke. Mengkonsumsi bawang putih secara teratur, dapat menurunkan tekanan darah hingga 5% dan menurunkan resiko stroke pada penderita tekanan darah tinggi hingga 40%.

3. Mencegah dan mengobati diabetes
Zat aktif APDS (allyl propyl disulphide) dan allicin pada bawang putih, bila dikombinasikan dengan flavonoid akan bekerja baik dalam menurunkan kadar glukosa. Sedangkan bila dikombinasi dengan vitamin B1 (tiamin), allicin akan merangsang pankreas untuk melepaskan insulin. Dengan demikian, mengkonsumsi bawang putih secara teratur bisa mencegah dan mengobati penyakit diabetes.

4. Mengurangi resiko kanker
Hasil penelitian menunjukkan, orang yang mengkonsumsi bawang putih dapat mengurangi resiko kanker dua kali lipat dibanding orang yang tidak atau jarang mengkonsumsi bawang putih. Bawang putih berguna sebagai antioksidan alami yang dapat mengurai dan mengeluarkan zat-zat racun dan senyawa radikal bebas yang masuk ke dalam tubuh. Jika menumpuk, zat-zat racun dan senyawa radikal bebas berpotensi menyebabkan kanker. Dan seperti diketahui, kanker adalah salah satu penyakit yang terbanyak menyebakan kematian.

5. Mencegah dan mengobati flu, radang tenggorokan dan sariawan
Kandungan sulfur yang terkandung dalam bawang putih (yang membuat bahan makanan ini memiliki aroma dan rasa yang khas) dapat mempercepat kegiatan membran mucous di saluran pernafasan yang dapat membantu melegakan pemampatan (hidung mampet) dan mengeluarkan lendir. Kandungan phytochemical pada bawang putih mentah dapat membunuh bakteri dan virus penyebab penyakit, termasuk fhinivirus tipe2 (penyebab flu) dan 2 macam virus penyebab herpes, sehingga bisa digunakan untuk mengobati radang tenggorokan dan sariawan.

6. Mencegah dan mengobati infeksi pencernaan
Karena sifatnya yang dapat membunuh bakteri dan virus, bawang putih mentah dapat digunakan untuk mencegah dan mengobati infeksi saluran pencernaan. Bagi yang tidak suka aroma bawang putih, campurkan irisan bawang putih mentah ke sayuran atau salad. Zat diallysulfide pada bawang putih juga diyakini dapat membasmi cacing dalam perut, sehingga dapat mengoptimalkan fungsi pencernaan. Selain itu, mengkonsumsi bawang putih mentah juga dapat mencegah penyakit wasir (ambeien) dan membantu dalam penyembuhan penyakit ambeien dengan cara membalurkan bawang putih yang telah dihaluskan pada bagian yang sakit (anus).

7. Mengontrol berat badan
Penelitian yang dilakukan oleh ahli gizi Cyntia Sass menunjukkan bahwa mengkonsumsi bawang putih secara rutin dan teratur bisa mengurangi berat badan. Penelitian ini telah diujicobakan pada seekor tikus dan diyakini manfaat yang sama bisa dirasakan manusia.

8. Mengobati berbagai penyakit kulit
Karena sifatnya yang anti radang dan anti bakteri dan juga jamur, bawang putih mentah bisa digunakan untuk mengobati berbagai penyakit kulit seperti jerawat, kutu air, panu dll.

9. Mengobati nyeri dan luka
Jika mengalami nyeri tulang di kaki (lutut atau tulang kering), tumbuk dan haluskan bawang putih mentah lalu bebatkan ke bagian yang nyeri. Cara ini juga dapat dilakukan pada luka yang berpotensi infeksi, termasuk luka akibat serpihan kaca atau teriris pisau/benda tajam.

10. Memperindah penampilan fisik
Bawang putih juga dapat digunakan untuk memperindah atau lebih tepatnya mempercantik wajah. Bawang putih mentah yang sudah dihaluskan dapat menyuburkan rambut (senyawa allicin pada bawang putih dapat mencegah kerontokan rambut), mencegah dan menyembuhkan jerawat, menghilangkan komedo dan flek hitam, menghilangkan bekas luka atau tahi lalat, melembutkan kulit wajah dan mencegah penuaan dini.

.

bawang-putih2
Seperti inilah tanaman bawang putih. Selain bumbu dapur, tanaman ini juga bisa mencegah dan mengobati sejumlah penyakit…

.

Itulah 10 khasiat dan manfaat bawang putih untuk kesehatan tubuh (mencegah dan mengobati penyakit). Untuk pencegahan penyakit, konsumsilah minimal satu siung bawang putih sehari (satu siung itu seperti yang digigit pada gambar). Salah satu cara untuk mengkonsumsi bawang putih adalah dengan merebus satu siung bawang putih lebih dulu dengan segelas  air sampai mendidih (ini untuk melemahkan aroma bawang putih). Kunyahlah bawang putih yang telah direbus itu (rasanya enak, kira-kira seperti buah salak). Agar manfaatnya optimal, air rebusan bawang putih ini jangan dibuang, gunakah untuk menyeduh teh atau kopi atau bisa juga diminum setelah dingin.

Selain bermanfaat untuk kesehatan sebagaimana yang telah diuraikan di atas, bawang putih dalam sejarah manusia, ternyata pernah juga digunakan sebagai lem alami untuk merekatkan kaca yang retak, membersihkan jalanan dari timbunan salju, melindungi tanaman (hama tidak menyukai bawang putih), dan sebagai bahan umpan mancing (ikan sangat menyukai aroma bawang putih). [a]

Senang baca artikel kesehatan? Klik Kesehatan!

>>diolah dari berbagai sumber<<