GambarEL-BARCA akhir-akhir ini mulai sering kalah. Sebagai penggemar el-Barca, saya khawatir dengan kestabilan tim ini. Ketika ditinggal pelatih flamboyan Pep Guardiola, saya sering bertanya: apakah Barca mampu melanjutkan kehebatannya. Tapi kemenangan demi kemenangan yang diraih di awal musim bersama pelatih Tito Vilanova membuyarkan keraguan saya.

Namun kekhawatiran muncul lagi lantaran sang pelatih diberitakan mengalami masalah kesehatan. Menurut saya, Jourdi Roura, asisten pelatih yang ditunjuk menangani el-Barca saat ini masih kurang berpengalaman. Pada pertandingan konta AC Milan pekan lalu, saya sudah menduga Barca akan kesulitan mengalahkan AC Milan saat melihat starting line up Barca waktu itu. Iniesta yang sejatinya adalah play maker, dipasang sebagai striker. Saya tidak meragukan kemampuan Iniesta. Tapi di Barca ia lebih tepat dan lebih efektif sebagai midfielder baik di kanan maupun di kiri. Seharusnya saat itu ia berada di second line bersama Xavi dan Sergio Busquet. Ia dan Xavi mengatur serangan, Sergio menjaga kedalaman. Sementara untuk line depan, Messi di tengah, Villa di kiri dan Tello di kanan.

Lini belakang Barca juga harus dievaluasi. Penyebab kekalahan beruntun dua kali Barca dari Real Madrid dalam duel el-clasico, antara lain karena faktor pertahanan. Kualitas Mascherano belum sepadan dengan Puyol dan Pique. Selain itu Dani Alves seringkali asyik menyerang dan terlambat ‘pulang’ ketika ada serangan balik cepat. Inilah yang sering kali dimanfaatkan Ronaldo untuk mengacak-acak pertahanan Barca.

Secara umum, ada beberapa hal yang perlu diupayakan oleh Jordi Roura jika ingin Barca tetap optimal. Pertama, lini depan. Alexis kehilangan daya jelajahnya, akan lebih baik jika mendorong Tello untuk menggantikan perannya. Pedro cukup baik dan sesekali bisa digantikan oleh Villa. Untuk midfielder di kanan dan kiri tetap diisi Iniesta dan Xavi, dan sesekali digantikan oleh Fabregas atau Thiago, Sedangkan untuk posisi gelandang ‘pengangkut air’ tetap pada Sergio bergantian dengan Mascherano. Alex Song dan Abidal dipersiapkan menggantikan Puyol atau Pique jika salah satunya tidak bisa bermain. Full Back sebelah kanan tetap diisi Alves bergantian dengan Adriano dan sebelah kiri tetap diisi Jordi Alba dan Abidal sebagai pelapisnya jika sudah sembuh.

Untuk posisi penjaga gawang, Barca harus mulai hunting pemain karena Viktor Valdes sudah menolak memperpanjang kontraknya. Bisa jadi, faktor ini juga menjadi penyebab seringnya gawang Valdes kebobolan. Barca juga harus mulai mencari centre back tangguh yang kualitasnya sepadan dengan Puyol. Di lini tengah relatif tidak ada masalah. Sementara untuk lini depan, Barca juga sudah harus ada penyegaran untuk mengantisipasi jika Villa benar-benar pergi dan tidak optimalnya Alexis Sanches. Di posisi ini, saya merekomendasikan Chicharito (MU), Kun Aguero (MC) atau Falcao (ATM). Bravo Barca, selamat berjuang! Hajar AC Milan 3-0!!! [a]