cegah-golput1ATAS nama rakyat dan agar negeri tercinta ini menjadi lebih baik, please jangan memilih Golput (golongan putih). Datanglah ke tempat pemungutan suara (TPS) besok (tanggal 09 April 2009), tapi jangan nyoblos! Sebab kalau masih nyoblos, suaranya pasti tidak sah. Contreng saja!

Datanglah ke TPS! Apa susahnya? Hanya sekitar 30 menit waktu yang dibutuhkan dari rumah ke TPS lalu balik lagi ke rumah. Partai apa pun yang Anda pilih, tidak jadi masalah. Partisipasi Anda dalam pemilu, membuktikan Anda masih peduli pada negeri ini. Jika Anda tak ikut nyontreng, jangan pernah mengeluh di kemudian hari tentang apa pun yang terjadi di negeri ini. Apakah itu mengenai harga sembako yang semakin tinggi, pekerjaan yang semakin sulit dicari, hidup yang makin susah, korupsi yang makin merajalela dan mimpi-mimpi yang makin jauh dari kenyataan. Jangan pernah protes! Mau protes pada siapa, kalau Anda sendiri tidak menyalurkan aspirasi politik Anda. Jadi, datanglah ke TPS untuk mencontreng. Partisipasi kita dalam pemilu adalah ikatan batin antara kita dengan negara ini. Dengan ikut memilih, kita bisa ‘menjewer’ telinga para pemimpin negeri ini jika nanti mereka berbuat salah, atau menuntut mereka agar lebih peduli pada nasib kita.

Dan, bagi Anda yang tetap ingin Golput, ya itu juga hak Anda (hak untuk tidak nyontreng) karena dalam hal contreng-mencontreng ini memang tidak ada paksaan. Jika merujuk pada data hasil Pilkada di Indonesia, potensi Golput pada Pemilu 2009 berkisar antara 35-45%. Tetapi, berapa banyak pun jumlahnya, setinggi apa pun prosentasenya, Golput tidak akan membuktikan apa-apa. Kecuali pandangan orang luar bahwa: partisipasi politik orang Indonesia tidak setinggi peringkatnya sebagai salah satu negara demokrasi terbesar di dunia.

Saya bangga jadi orang Indonesia, karena itu saya akan TPS untuk mencotreng. Saya yakin Anda juga seperti saya. Ingat, jangan nyoblos, contreng saja! [a]