malino_2a1BEBERAPA tahun silam, dua kelompok bertikai menyebabkan Ambon dan Poso membara. Tapi hawa dingin Malino membuat delegasi kedua pihak yang bertikai bisa bermufakat di daerah ini dalam Pertemuan Malino I dan Malini II yang menghasilkan Deklarasi Malino I dan Malino II. Konflik yang terjadi di Ambon dan Poso pun perlahan mereda. Itulah secuil gambaran tentang sejarah Malino. Keindahan alam dan hawa dingin daerah ini sudah terkenal sejak dulu, sehingga sering menjadi tempat berlangsungnya banyak sekali pertemuan-pertemuan yang mengharuskan pesertanya tetap ber-‘kepala dingin’ alias tidak gampang marah.

Malino saat ini merupakan salah satu daerah destinasi wisata unggulan di Sulawesi Selatan. Seperti apa suasananya? Kalau Anda pernah pergi ke Puncak di Bogor, kira-kira seperti itulah suasananya. Udaranya sejuk dan sangat dingin pada malam hari, pemandangan alamnya juga indah, terutama di sekitar hutan pinus dan perkebunan teh. Tapi akses jalan ke daerah ini sebagian masih memprihatinkan. Perjalanan dari Kota Makassar ke Malino ditempuh sekitar dua jam. Hawa sejuk cenderung dingin akan menyambut kedatangan Anda ketika memasuki kawasan hutan pinus yang lebat. Pemandangan indah seperti pada foto di bawah ini bisa Anda nikmati di Malino.

malino_1a1
Salah satu pemandangan yang dapat dinikmati di Malino. Sejuk dan masih asri.

Di Malino, karena memang sejak awal diposisikan sebagai destinasi wisata, fasilitas hotel cukup memadai. Untuk pengunjung berdompet tebal, bisa memilih kamar yang harganya berkisar antara Rp. 300.000,- hingga Rp. 400.000,- per malam. Jika ingin berhemat bisa memilih wisma yang harganya sekitar Rp. 200.000,- per malam. Jika ingin lebih murah, di sini juga tersedia penginapan yang tarifnya kurang dari Rp. 100.000,- per malam.

malino_air-terjun1

SELAIN hutan pinus, Malino memiliki banyak obyek wisata, seperti air terjun Takapala, kebun teh Nitto, lembah Biru dan gunung Bawakaraeng (gunung berapi yang sudah tidak aktif lagi).

Gunung Bawakaraeng adalah obyek kesayangan para pencinta alam di sejumlah kampus di Makassar dan Sulawesi Selatan pada umumnya. Kebun teh Nitto kurang lebih sama dengan kebun teh yang ada di Puncak (Bogor), tapi luasannya lebih kecil. Dikembangkan di kawasan perbukitan, ditata sedemikian rapi sehingga dari jauh terlihat seperti jejeran garis-garis hijau yang tebal.

Air terjun Takapala tingginya sekitar 60 meter, terletak cukup jauh dari kota Malino. Jalan menuju tempat ini cukup mendebarkan karena salah satu sisinya adalah jurang. Air dengan volume yang sangat besar jatuh dari ketinggian 60 meter menimpa bongkahan-bongkahan batu besar, menimbulkan suara gemuruh dan percikan yang membentuk kabut tipis pada radius sekitar 20 meter, sungguh merupakan pemandangan yang indah. [a]