baca-senangBANYAK yang bilang kalau ingin pintar harus banyak membaca. Ya orang tua, guru di sekolah, bahkan kita pun juga beranggapan seperti ini.  Ternyata, membaca merupakan cara belajar yang yang paling sedikit kontribusinya terhadap apa yang kita pahami. Menurut Dr. Vernon A. Magnesen (1983), membaca hanya berkontribusi 10% dari apa yang kita pahami. Lalu seperti apa cara belajar yang paling efektif?

Selain membaca, belajar juga dapat dilakukan dengan mendengar, melihat, melihat dan mendengar, berbicara, serta berbicara dan berbuat. Cara belajar yang paling baik menurut Vernon, adalah berbicara dan berbuat. Metode belajar ini berkontribusi hingga 90% dari apa yang kita pahami. Sementara itu, berbicara menyumbang 70% terhadap pengetahuan kita, melihat dan mendengar berkontribusi 50%, melihat 30% dan mendengar 20%. Intinya, membaca hanya langkah awal  meningkatkan pengetahuan kita.

Kesimpulannya, kita belajar:  10% dari apa yang kita baca, 20% dari apa yang kita dengar, 30% dari apa yang kita lihat, 50% dari apa yang kita lihat dan dengar, 70% dari apa yang kita bicarakan, dan 90% dari apa yang kita bicarakan dan lakukan. Nah, agar pengetahuan kita bertambah secara signifikan, aktivitas membaca harus diikuti dengan banyak mendengar, mengamati, berdiskusi dan berbuat! [a]