Deklarasi duet JK – Wiranto
TUGU Proklamasi menjadi saksi deklarasi pasangan calon presiden (capres) Jusuf Kalla (JK) dan calon wakil presiden (cawapres) Wiranto yang berlangsung Minggu (10/05). Motto duet ini adalah ‘Lebih Cepat, Lebih Baik dan Berkarya dengan Hati Nurani’. Hampir semua petinggi Partai Golkar dan Partai Hanura yang mengusung pasangan ini turut hadir, bersama ribuan massa berkaus kuning dan orange yang memenuhi area deklarasi.
Dalam deklarasi itu, Calon Presiden Jusuf Kalla menegaskan kembali visi dan misi yang diusung pasangan JK – Wranto, yang mengedepankan visi ekonomi kerakyatan dan kemandirian ekonomi nasional. Hal itu diamini oleh Cawapres Wiranto. Mereka berdua berjanji untuk menjadikan bangsa Indonesia sebagai tuan di negerinya sendiri. Apakah bangsa Indonesia sejauh ini belum menjadi tuan di negeri sendiri? Menurut JK – Wiranto belum. Read the rest of this entry »
Akhirnya, hasil pemilu legislatif 2009 ditetapkan…
SETELAH menunggu selama satu bulan, akhirnya hasil akhir pemilu legislatif 2009 diumumkan KPU Sabtu (09/05) malam. Partai Demokrat unggul dengan 21.703.137 suara (20,85 persen) disusul Partai Golkar dengan 15.037.757 suara (14,45 persen) dan PDI Perjuangan 14.600.091 suara (14,03 persen).
Di level tengah ada PKS dengan perolehan suara 8.206.955 suara (7,88 persen), PAN dengan 6.254.580 suara (6,01 persen), PPP 5.533.214 suara (5,32 persen), PKB 5.146.122 suara (4,94 persen), Partai Gerindra 4,646.406 suara (4,46 persen) dan Partai Hanura 3.922.870 suara (3,77 persen). Read the rest of this entry »
Demokrat ‘hadang’ Mega dan Prabowo…
PERKEMBANGAN politik sepekan terakhir menarik dicermati. Terutama tentang tak adanya titik temu antara PDIP Perjuangan dan Partai Gerindra mengenai siapa calon presiden (capres) yang akan diusung bersama. PDI Perjuangan ngotot Megawati Soekarnoputri sebagai capres, sementara Gerindra juga ngotot menjagokan Prabowo Subianto sebagai capres.
PDI Perjuangan beralasan, perolehan suaranya dalam pemilu legislatif lebih besar dibanding Gerindra. Tapi Partai Gerindra berpendapat, walau perolehan suaranya hanya sekitar 4,5%, tapi popularitas Prabowo sedang menanjak dan diyakini paling berpeluang mengimbangi popularitas Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), capres yang diusung Partai Demokrat (incumbent).
Isu hubungan Mega – Prabowo terancam bubar pun santer terdengar. Bersamaan dengan itu, komunikasi politik antara PDI Perjuangan dan Partai Demokrat yang telah membeku lima tahun terakhir, mulai mencair. Ada apa? Read the rest of this entry »
Prahara Manohara yang tak kunjung usai…
MANOHARA Odelia Pinot, seorang model cantik dari Indonesia yang dipinang pangeran dari negeri Kelantan – Malaysia bernama Temenggong Muhammad Fakhry. Satu bulan terakhir ini, Manohara ramai diperbincangkan di jagad maya ini lantaran masalah yang dialaminya. Entahlah, mungkin juga Manohara saat ini baik-baik saja, tidak seperti yang kita sangka. Saya tertarik menulis tentang Manohara karena saya melihat masalah ini mulai jadi ‘prahara’ dan sebentar lagi akan jadi ‘huru hara’ jika tak segera ditemukan jalan keluarnya. Saya prihatin karena masalah ini sebenarnya adalah masalah keluarga, relatif ‘kecil’. Kenapa begitu susah menyelesaikan masalah ini?
Adalah Daisy Fajarina, ibunda Manohara, yang menghawatirkan keadaan anaknya. Beberapa kali ia mencoba menemui anaknya di Kerajaan Kelantan sana, namun tidak diijinkan masuk oleh pihak imigrasi Malaysia. Read the rest of this entry »
Benarkah hanya karena Rani?
BENARKAH pembunuhan Nasrudin Zulkarnaen hanya karena Rani? Mengapa enam tersangka (termasuk eksekutor) dalam kasus pembunuhan Direktur PT. Putra Rajawali Banjaran ini mempersepsi ‘tugas’ yang diterimanya sebagai ‘misi negara‘?. Seperti yang dikemukakan salah seorang pengacara mereka Petrus Ballapatyona. Indikasinya, duit bayaran membunuh diberikan oleh seseorang berseragam polisi yang mengendarai mobil patroli.
Itulah sebabnya, ketika ‘menjalankan misi’, mereka tak melakukan penyamaran. Nomor polisi sepeda motor yang mereka gunakan untuk membunuh masih nomor asli, bahkan sepeda motor yang digunakan itu adalah milik pribadi. Begitu pula nomor polisi mobil Avanza yang digunakan untuk memperlambat laju kendaraan Nasrudin juga masih nomor asli. Read the rest of this entry »
Rani Juliani dan Perlindungan Saksi
TIBA-tiba saja nama Rani Juliani menjadi terkenal bak artis sinetron. Foto gadis berusia 22 tahun ini beberapa kali muncul di TV, dan di sejumlah website berita. Rani disebut-sebut sebagai saksi kasus pembunuhan Direktur PT Putra Rajawali Banjaran Nasrudin Zulkarnaen yang diduga melibatkan salah seorang pejabat tinggi negara, yaitu Antasari Azhar (Ketua KPK).
Entah di mana sekarang Rani berada. Mudah-mudahan ia bersama keluarganya sedang ‘diamankan‘ oleh pihak kepolisian. Sebagai saksi kasus pembunuhan, apalagi yang diduga melibatkan pejabat tinggi negara, Rani memang harus dilindungi. Sebab selama aktor intelektual di balik kasus pembunuhan itu masih bebas berkeliaran, bukan tak mungkin Rani turut dibunuh sebagai upaya untuk menghilangkan jejak. Read the rest of this entry »
Dora-Diego, film kartun mendidik?
FILM kartun adalah film yang menawarkan imajinasi bagi penonton TV kelompok umur anak-anak. Sayangnya imajinasi yang mereka nikmati ‘kadang-kadang’ atau bahkan lebih sering tidak masuk akal atau tidak logis. Alih-alih mendidik, film kartun seperti ini justru dapat menyesatkan anak bahkan dalam tingkat yang lebih berat bisa membuat anak celaka.
Walau demikian, ada beberapa film kartun yang cukup mendidik. Misalnya Dora the Explorer dan Go Diego Go. Film yang tayang berbahasa Indonesia ini (bahasa aslinya adalah Spanyol atau Inggris) bercerita tentang tokoh anak yang penuh rasa ingin tahu, pemberani dan penyayang binatang. Kedua film kartun ini juga sangat diminati di kalangan anak-anak berusia sekitar 4 tahun. Read the rest of this entry »
Kalla – Wiranto, lebih cepat…
LEBIH cepat lebih baik, ini slogan Jusuf Kalla (Pak JK) saat masa kampanye belum lama ini. Barangkali ini memang watak dari Pak JK yang berlatar belakang sebagai pengusaha. Ia sekali lagi membuktikan slogannya itu dengan menjadi yang pertama kali mendeklarasikan pen-capresan-nya.
Pak JK mantap memilih Pak Wiranto, Ketua Umum DPP Partai Hanura, sebagai cawapresnya. Kedua tokoh ini secara resmi telah diumumkan ke publik sebagai pasangan capres dan cawapres yang meramaikan pemilihan presiden 2009. Sedikit pun tak ada keraguan di wajah kedua tokoh ini saat pendeklarasian mereka yang berlangsung kemarin (1 Mei 2009). Baik Pak JK maupun Pak Wiranto terlihat begitu yakin dan optimis.
Sekarang mari kita teropong pasangan capres dan cawapres ini dari sudut pandang geo politik. Read the rest of this entry »









