Nabi Adam AS = Manusia Pertama?
SAMPAI saat ini saya masih meyakini bahwa Nabi Adam AS adalah manusia yang langsung diciptakan oleh Allah SWT, dalam arti kehadirannya di dunia bukan karena dilahirkan oleh manusia lain (orang tua) sebagaimana lazimnya manusia. Tapi apakah Nabi Adam AS adalah manusia pertama, ini yang masih membuat saya bertanya-tanya. Bahwa ia adalah khalifah pertama di bumi, tak ada yang meragukannya.
Dalam usaha mencari jawaban, saya menemukan sejumlah perbedaan antara keterangan para ulama dengan fakta-fakta sejarah yang terjadi di bumi maupun dalam sejarah penciptaan Adam yang diceritakan dalam Quran. Ketika Allah SWT akan menciptakan (Nabi) Adam, Ia memberitahukan rencana tersebut kepada para malaikat. Dalam Qur’an dijelaskan, para malaikat berkata: “Mengapa Engkau ingin menciptakan manusia yang akan saling bermusuhan dan saling membunuh?”. Lalu dijawab oleh Allah SWT: “Aku lebih mengetahui dari pada kalian.”
Respon para malaikat mengindikasikan bahwa mereka sudah tahu tentang manusia dan memahami tabiat manusia, dan perbincangan ini terjadi ketika (Nabi) Adam belum diciptakan. Sehingga ada dua kemungkinan yang berlaku saat itu. Pertama, malaikat memiliki kemampuan memprediksi apa yang akan terjadi di waktu mendatang sehingga bisa memerkirakan dengan tepat tabiat manusia (Nabi Adam dan keturunannya) yang senang bermusuhan dan saling membunuh. Tapi asumsi ini tidak sejalan atau bertentangan dengan jawaban Allah SWT yang mengatakan: “Aku mengetahui dari pada kalian.” Kedua, ketika malaikat menyebut kata manusia dan mengetahui tabiatnya yang senang bermusuhan dan saling membunuh, itu artinya malaikat telah mengenal manusia. Ini menunjukkan bahwa, sebelum menciptakan (Nabi) Adam, jauh sebelumnya Allah SWT juga sudah menciptakan manusia lain yang ditempatkan di bumi dan para manusia terdahulu itulah yang dimaksudkan oleh malaikat, yang akan atau senang bermusuhan dan saling membunuh.
Sekarang mari kita tengok, fakta sejarah tentang penemuan manusia atau lebih tepatnya fosil manusia di bumi. Cro Magnon, manusia modern (homo sapien) dengan volume otak seperti sekarang, fosilnya ditemukan di gua-gua di Jerman dan Prancis. Setelah dianalisa, usianya 40.000 tahun. Lalu Homo Sapien yang tahun lalu fosilya ditemukan di Flores NTT (Indonesia) oleh peneliti Australia sudah berusia 70.000 tahun. Jika menengok lebih kebelakang, ada Homo Erectus Soloensis yang fosilnya ditemukan di Sangiran Sragen Indonesia, usianya sekitar 1 juta tahun. Manusia Homo Erectus Soloensis adalah manusia purba tertua yang sempurna sebagai manusia, dalam artian mereka sudah berbudaya, dapat berburu, membuat api dan membuat perkakas dari batu/tulang.
Jika Nabi Adam AS adalah manusia pertama, berarti ia lebih tua dari Homo Erectus Soloensis yang berusia sekitar satu juta tahun itu. Atau dengan kata lain, Homo Erectus Soloensis, Homo Sapien, dan Cro Magnon adalah keturunan Nabi Adam AS. Ini sulit diterima secara logika. Sebabnya, Nabi Adam diciptakan dalam keadaan sempurna sebagai manusia, cerdas karena mengetahui banyak hal yang tidak diketahui malaikat maupun iblis. Bahkan dalam Quran dijelaskan, karena kecerdasan Nabi Adam itulah, maka malaikat akhirnya bersujud padanya atas perintah Allah SWT, sesuatu yang tidak dilakukan iblis (yang kemudian menyebabkan mahluk yang diciptakan dari api ini dilaknat Allah SWT).
Nah, kalau kecerdasan Nabi Adam mengalahkan malaikat, bagaimana mungkin keturunannya seperti Homo Erectus Soloensis, yang baru dapat membuat perkakas dari batu dan tulang serta hidup dari berburu. Anak-anak Nabi Adam saja, Qabil dan Habil, sudah bercocok tanam dan beternak (ketika keduanya berselisih dalam memilih isteri, Allah SWT memerintahkan keduanya untuk memberikan kurban, Qabil mempersembahkan gandum yang kualitasnya buruk dan Habil mempersembahkan domba terbaiknya). Ini menunjukkan bahwa keluarga Nabi Adam – Hawa hidup dari bercocok tanam dan beternak.
Lebih dapat diterima oleh logika, jika dikatakan: manusia yang dikenali oleh malaikat sebagaimana diuraikan tadi, itulah Homo Erectus Soloensis, Homo Sapien dan Cro Magnon. Mereka inilah yang memiliki tabiat senang bermusuhan dan saling membunuh. Tapi jika ini benar, berarti Nabi Adam AS bukanlah manusia pertama!? Satu-satunya yang bisa memberi petunjuk lebih lanjut adalah dengan mengukur rentang waktu dari Nabi Adam hingga Nabi Muhammad SAW, bahkan hingga saat ini. Namun ini pun agak sulit, karena dalam Qur’an hanya dijelaskan silsilah 25 nabi dan rasul secara berurutan tanpa konteks waktu karena tidak disebutkan secara eksplisit nominal tahunnya. Beberapa nabi dan rasul hanya disebutkan usianya.
Tapi menurut seseorang, silsilah Nabi Adam hingga nabi Isa (Yesus) dijelaskan dalam Kitab Injil (Perjanjian Lama) berikut konteks waktunya, bahkan beberapa di antaranya lengkap dengan nominal tahunnya. Menurut orang ini, berdasarkan keterangan dari Kitab Injil, rentang waktu dari Nabi Adam hingga Nabi Isa (Yesus) adalah 4.168 tahun. Dengan demikian, rentang waktu dari Nabi Adam hingga saat ini adalah 6.177 tahun. Ini sangat jauh dari usia Cro Magnon, apalagi Homo Sapiens, terlebih lagi Homo Erectus Soloensis. Wallahu ‘alam (jika ingin membaca resumenya, klik di sini: http://desacinta.topicmanager.com/).
Saya tidak dalam posisi membenarkan atau mengatakan keterangan dari Injil salah, karena sepertihalnya Quran, Injil juga adalah wahyu Allah yang diberikan pada Nabi Isa (Yesus). Tapi jika informasi dari Kitab Injil mengenai rentang waktu dari Nabi Adam hingga Yesus itu benar adanya, maka akan muncul pertanyaan di benak Anda: apakah pada saat Nabi Adam diciptakan, manusia yang sebelumnya ada di bumi sudah punah? Jika tidak, berarti di bumi ini ada tiga jenis manusia yang berkembang, yaitu manusia yang merupakan keturunan langsung dari Nabi Adam – Hawa, manusia yang berasal dari manusia sebelum Nabi Adam – Hawa, serta manusia hasil pernikahan silang dari keduanya.
Tulisan saya ini hanya menyampaikan wacana berdasarkan fakta-fakta yang ada. Saya pun tidak akan membuat kesimpulan apa-apa! [a]
{ilustrasi gambar: http://www.swaramuslim.com}

















ass..
mmmm,,
bukannya pada awalnya nabi adam berada di syurga y??
setelah ia memakan buah khuLdi,
baruLha ia diturunkan kebumi krn meLanggar peraturan yang telah disepakati.
maya
29 June, 2009 at 18:57
ga nyambung lo ,,,,
ni tentang awal manuasia di bumi
andry
21 January, 2011 at 15:33
Bung Asmar,
Saya sempat membaca buku tulisan Agus Musthofa judulnya ‘Ternyata Adam Dilahirkan’, buku itu mengurai berdasarkan Al-Qur’an.
Pointernya adalah:
a. Adam dilahirkan oleh manusia dengan proses kelahiran seperti nabi Isa (tanpa bapak)
b. Ada makhluk serupa manusia yang belum bisa disebut sebagai manusia berakal dan gemar membuat kerusakan
Sepertinya manusia purba, cikal bakal nabi Adam itu ada di Jawa deh!
Cak Usma
1 October, 2009 at 15:33
erjemahan surah al-baqoroh: 30:
Dan ketika Tuhan engkau berkata [57] kepada para malaikat, [57a] “Sesungguhnya Aku hendak menjadikan seorang [a] khalifah di bumi;” berkata mereka, “Apakah Engkau akan menjadikan di dalamnya orang yang akan membuat kekacauan di dalamnya dan akan menumpahkan darah? [58] Padahal kami bertasbih dengan pujian Engkau [59] dan kami mensucikan [60] Engkau.” Berfirman Dia, “Sesungguhnya Aku mengetahui apa yang tidak kamu ketahui.” [61]
Qala perkataan bahasa Arab yang lazim dan berarti, ia berkata. Tetapi, kadang-kadang dipakai dalam arti kiasan, bila yang dimaksudkannya bukan pernyataan kata kerja, tetapi keadaan yang sesuai dengan arti kerja itu. Ungkapan. imtala’a al-haudhu wa qala qathni (kolam itu menjadi penuh dan ia berkata, “Aku sudah penuh”) tidak berarti bahwa kolam itu benar-benar berkata demikian; hanya keadaaannya mengandung arti bahwa kolam itu sudah penuh. dengan ungkapan lisan. Maka ayat ini hanya berarti bahwa para malaikat itu dengan peri keadaan mereka. menyirat jawaban yang di sini dikaitkan kepada percakapan antara Tuhan dan para malaikat tidak perlu diartikan, secara harfiah sebagai sungguh- sungguh telah terjadi. Seperti dinyatakan di atas, kata qala itu kadang-kadang dipakai dalam arti kiasan, untuk mengemukakan hal yang sebenarnya bukan suatu ungkapan lisan, melainkan hanya keadaan yang sama kata-kata yang diucapkan mereka.
Mala’ikah ( para malaikat ) yang adalah jamak dari malak di serap dari malaka, yang berarti, ia mengendalikan, mengawasi; atau dari alaka, artinya, ia mengirimkan. Para malaikat disebut demikian, sebab mereka mengendalikan kekuatan-kekuatan alam atau mereka membawa wahyu Ilahi kepada utusan-utusan Allah swt. dan pembaharu-pembaharu samawi.
Para malaikat tidak mengemukakan keberatan terhadap rencana Ilahi atau mengaku diri mereka lebih unggul dari Adam a.s. Pertanyaan mereka didorong oleh pengumuman Tuhan mengenai rencana-Nya, untuk mengangkat seorang khalifah. Wujud khalifah diperlukan bila tertib harus ditegakkan dan hukum harus dilaksanakan. Keberatan semu para malaikat menyiratkan bahwa, akan ada orang-orang di bumi yang akan membuat kekacauan dan menumpahkan darah. Karena manusia dianugerahi kekuatan-kekuatan besar untuk berbuat baik dan jahat, para malaikat menyebut segi gelap tabiat manusia; tetapi, Tuhan mengetahui bahwa manusia dapat mencapai tingkat akhlak yang demikian tingginya, sehingga ia dapat menjadi cermin sifat-sifat Ilahi. Kata-kata, Aku mengetahui apa yang tidak kamu ketahui, menyebutkan segi terang tabiat manusia.
Pertanyaan para malaikat, bukan sebagai celaan terhadap perbuatan Tuhan, melainkan sekedar mencari ilmu yang lebih tinggi mengenai sifat dan hikmah pengangkatan itu, Untuk arti nusabbihu lihat catatan no. 2981.
Sementara tasbih (memuji) dipakai bertalian dengan sifat-sifat, maka taqdis (menyanjung kekudusan Tuhan) dipergunakan tentang tindakan-tindakan-Nya.
Adam a.s., yang hidup kira-kira 6000 tahun yang lalu, umumnya dipercayai sebagai orang yang pertama sekali, dijadikan oleh Tuhan di atas muka bumi. Tetapi, pandangan itu tidak didukung oleh Alquran. Dunia telah melalui berbagai daur (peredaran) kejadian dan peradaban; dan Adam a.s. leluhur umat manusia zaman ini, hanya merupakan mata rantai pertama dalam daur peradaban sekarang dan bukan orang pertama makhluk ciptaan Tuhan. Bangsa-bangsa telah timbul tenggelam, peradaban lainnya telah datang dan pergi. Muhyidin Ibn Arabi, seorang sufi besar mengatakan bahwa, sekali peritiwa beliau melihat diri beliau dalam mimpi sedang tawaf di Ka’bah. Dalam mimpi itu seorang yang menyatakan dirinya sebagai seorang dari nenek moyangnya nampak di hadapan beliau. ” berapa lamanya sudah lewat sejak anda meninggal ?” tanya Ibn Arabi. ” Lebih dari empat puluh ribu tahun”, jawab orang itu, “Tetapi masa itu jauh lebih lama, dari masa yang memisahkan kita dari Adam,” kata Ibn Arabi lagi. Orang itu menjawab, “Tentang Adam yang mana engkau bicara? Tentang Adam yang terdekat kepada engkau atau tentang Adam lain ?” “Maka aku ingat, ” kata Ibn Arabi, “suatu sabda Rasulullah saw. yang dimaksudnya bahwa, Tuhan telah menjadikan tidak kurang dari seratus ribu Adam dan saya berkata dalam hati, “barangkali orang yang mengaku dirinya datukku ini seorang dari Adam-adam terdahulu”(Futuhat, II, hal. 607).
Tidak dikatakan bahwa keturunan yang hidup sebelum Adam a.s. seluruhnya telah lenyap, sebelum beliau dilahirkan. Mungkin sekali kerika itu masih ada sedikit sisa yang tertinggal dari keturunan purba itu, dan Adam a.s. itu seorang dari antara mereka, Kemudian, Tuhan memilih beliau menjadi leluhur keturunan baru dan pelopor sera pembuka jalan peradaban baru. Dijadikan seakan-akan dari yang telah mati, beliau melambangkan terbitnya fajar zaman kehidupan baru. Karena khalifah berari penerus, maka jelas sekali manusia telah ada hidup di bumi ini, sebelum Adam a.s. yang menggatikan mereka, dan kita tak dapat mengatakan apakah penduduk asli Amerika, Australia, dan sebagainya itu, keturunan Adam a.s. terakhir ini atau dari Adam lain yang telah lewat sebelum beliau.
Banyak telah dibicarakan mengenai tempat kelahiran Adam a.s. atau dimana beliau diangkat sebagai mushlih (pembaharu). Pandangan umum ialah beliau ditempatkat di suatu tempat di surga, namun kemudian diusir dari situ, lalu ditempatkan di suatu tempat di dunia. Tetapi, kata-kata “di bumi” menyangkal pandangan itu, dan secara pasti mengemukakan bahwa, Adam a.s. hidup di bumi dan di bumi pula beliau diangkat sebagai Pembaharu. Sangat besar kemungkinan bahwa, beliau untuk pertama kali tinggal di Irak, tetapi kemudian diperintahkan berhijrah ke suatu negeri tetangga.
R
dildaar80
8 October, 2009 at 12:55
Assalamu’alaikum… Ikut komentar ya…
وَلَقَدْ كَرَّمْنَا بَنِي آدَمَ وَحَمَلْنَاهُمْ فِي الْبَرِّ وَالْبَحْرِ وَرَزَقْنَاهُمْ مِنَ الطَّيِّبَاتِ وَفَضَّلْنَاهُمْ عَلَى كَثِيرٍ مِمَّنْ خَلَقْنَا تَفْضِيلا (٧٠)ه70. dan Sesungguhnya telah Kami muliakan anak-anak Adam, Kami angkut mereka di daratan dan di lautan, Kami beri mereka rezki dari yang baik-baik dan Kami lebihkan mereka dengan kelebihan yang sempurna atas kebanyakan makhluk yang telah Kami ciptakan.[QS. Al 'Isrō'/17 : 70]
a. الله menyebut seluruh umat manusia di muka bumi dengan sebutan Bani Adam (Keturunan Adam).
Dalam Al Quran tidak ada Informasi berapa tahun jarak antara Nabi Adam as dengan Nabi-nabi lain yang disebutkan dalam Al Quran, jadi sangatlah mungkin jarak waktu antara Nabi Adam as dengan Nabi-nabi lain memang sangatlah lama, bukan hanya selama 10-20 ribu tahun.
b. Manusia seperti kita disebut ilmuwan dengan sebutan Homo Sapiens dan berbeda dengan Homo-homo yang lain yang pernah ada.
Itu lah yang dimaksud الله dalam Al Quran dengan FirmanNya ” Kami lebihkan mereka (Bani Adam) dengan kelebihan yang sempurna atas kebanyakan makhluk yang telah Kami ciptakan “
Jadi ini artinya semua Homo Sapiens yang pernah ada di muka bumi adalah Bani Adam (Keturunan Nabi Adam as).
Wassalam
ivan
19 October, 2009 at 12:28
Nabi Adam memang manusia pertama, karena Allah SWT menegaskan didalam Al-Qur’an bahwa Dia men ciptakan Adam tanah dari lumpur yg hitam. Bahkan Allah juga menyatakan bahwa kejadian Isa itu sama dengan cara penciptaan Adam ,dengan sabda Allah:”Kun (ADA ) ,fa-yakun (maka adalah ia). Jadi Adam diciptakan dari Tanah, yg merupakan manusia pertama dan belum ada makhluk seperti dia sebelumnya. Allah SWT juga menegaskan bahwa manusia seluruhnya yg ada sekarang berasal dari manusia yg Satu.
ihsan
16 July, 2012 at 22:37
Assalamu’alaikum… Ikut komentar yah …
menurut saya, sebelum Nabi Adam sudah ada manusia-manusia lainnya. Dan Nabi Adam sendiri adalah satu keturunan dari manusia terdahulu itu. Hanya saja Allah memilih salah satu dari sekian banyak manusia itu untuk dijadikan Adam dengan dilengkapi akal yang sempurna yang pada saat itu akal yang sempurna masih berupa nur di tempatnya (Nur Ilmu – Nur Hikmah – Lauh Mahfuzh – Arsy).
Wallahu ‘Alam Bish Shawab
deecoo
24 October, 2009 at 19:59
menurut saya ,,,
adam memang pertama ,,,,
karna ,,, kita ga tw apa yg terjadi sebelum ny
andry
21 January, 2011 at 15:56
bagaimana dengan teori IPS yang menyatakan bahwa manusia pertama adalah manusia purba????????????????????
zzzzzzzz
31 October, 2009 at 09:47
teori ips tu memang benar ,,,
tp ,,,, kita hidup
sebebelum kita hidup
ad hidup2 yg lain ,,
kita lihat bumi kita dulu menyatu
akhir nya terpisah
sama aja ,,, dengan sesuatu tercipta bagus dan buruk
ada masa nya masa-masa manusia-manusia ga ber akhlak dan manuasia yg berakhlak ,,,,
andry
21 January, 2011 at 16:09
Antum Semua Tak Sadar akan betapa sempitnya logika kita untuk mengetahui rahasia ALLAH ,, Manusia Purba ,, ? Memang Manusia Itu Apa ? Apa Anda Tahu Semua ? Jangan Pada SOTOY ,, ilmu masih pada cetek pada ,,
no name
16 August, 2012 at 04:28
penjelsan anda masuk akal..saya juga hampir sependapat dengan anda. dari beberapa sumber yang saya baca memang besar kemungkinan bahwa nabi adam as bukan manusia pertama. bahkan dari sumber yang saya baca ada makhluk-makhluk sebelum kita yang dari keturunan bangsa jin dan lebih aneh lagi bentuknya..sepertinya kita sebagai umat islam memang harus mulai menelitinya..
terus buat “zzzzzzzzzzzzz” coba anda membaca literatur lain, tidak hanya buku-buku sekolahan..karena buku sekolahan cenderung lebih normatif dan dogmatis baik secara isi dan cara penyampaiannya..
hystericman
1 November, 2009 at 00:44
Allah Maha tahu, manusia hanyalah makhluk berumur pendek yg sok tahu…saling membodohi dg akalnya yg terbatas dan kebodohannya yg teramat sangat. Wallohualam. Mintalah petunjuk yg benar hanya kepadaNya. Allahu Akbar!
k. fajar sadikin (penduduk garis keras)
22 November, 2009 at 04:11
Ya sy sangat setuju…jnganlah kita mengejar kekuasaan Allah SWT dg logika, hanya dg iman lah kita bisa meyakini apa yg telah Allah firmankan dlm Al Qur’an…
popi
10 November, 2010 at 15:46
‘afala ta’qiluun?? sebanyak lebih dari 800 kali kata tersebut ada dalam Qur’an dan kebanyakan berhubungan dengan keimanan. Jadi Iman tanpa logika (akal) yang telah Allah berikan untuk manusia supaya dipergunakan karena akan dipinta pertanggungjawabannya kelak.
voys
31 October, 2011 at 01:19
iya sama saya juga setuju, karena pemikiran manusia tidak bisa menjawab keseluruhan rahasia Lillahi karena memang logika manusia terpintarpun tdk ada 1% nya kemampuan Lillahi, semua sekarang hanya berbalik kepada keimanan kita sebagai Khalifah saja..
adam
3 August, 2012 at 08:38
Untuk memperkaya wawasan saja.
Sebuah penelitian yang dilakukan olah National Geography telah menghasilkan sebuah pametaan perkembangan manusia modern berdasarkan penelitian DNA.
Silahkan buka link dibawah ini.
http://ngm.nationalgeographic.com/big-idea/02/queens-genes
Disini dijelaskan bahwa, manusia yang hidup sekarang ini adalah satu keturunan. Selama kurun waktu 200.000 tahun berkembang dan bermigrasi ke seluruh penjuru bumi. Disini dijelaskan juga bahwa daerah pertama perkembangan manusia adalah dari Afrika Timur.
Alphabravo
30 November, 2009 at 03:12
Saya senang membaca ttg sejarah………..
( HUAA…HUAA,,,CAPE…> KALO ADA BERITA BARU KIRIM KE EMAIL AKU YA…NAMANAYA aku_lucu_lho@yahoo.com…
kadang apa yang anda utarakan,,ada benarnya…tapi saya juga punya pemikiran lain…
memang ini sangat pelik.
menurut saya pribadi…kalo memang ada manusia sebelum nabi adam as…bagaimana cara menjelaskan tentang penciptaan tuhan yang dalam 6 hari…padahal di surat terang2an di jelaskan pada hari ke 6..allah menciptakan manusia, tumbuhan dan binatang…kalo sebelumnya ada manusia yang tercipta…berarti allah bohong dong??? ga mungkin kan??…kalo alkitab juga bohong…g…tapi kalo berdasarkan temuan purbakala yang berumur ratusan bahkan ribuan tahun….aku juga bingung ………knapa bisa ada???
lagi pula 1 hari dibumi di akhirat 1rb tahun…sedangkan temuan purbakala ada yang berumur 70rb tahunn….bingung juga ya,,,,,,,,,,,,,:D
apa mungkin penemuan itu yang salah??? ga mungkin juga…..masak semua penemu salah mengklarifikasikannya????
KESIMPULAN AKU………..
7 HARI TUHAN MENCIPTAKAN
1. HARI 1 CAKRAWALA
2.
3.
4.
5.
6. MANUSIA..
NAH MANUSIA ITU DAH ADA DIBUMI SEBELUM ADAM…KHUSUS ADAM MSIH BERADA DISURGA,,SEPERTI YANG KITA KETAHUI BAHWA ADAM BERADA DISURGA…
SEMENTARA ADAM DISURGA KEHIDUPAN DIBUMI MSIH BERLANGSUNG..BUKTINYA BURUNG2 UDAH ADA SEBELUM ADAM BUKAN…..
MUNGKIN MANUSIA JUGA UDAH ADA (WALLAHU ALAM) KHUSUS ADAM MASIH BERADA DI SURGA….KEMUDIAN ALLAH MENJADIKAN ADAM SEBAGAI KHALIFAH BUAT DI MUKA BUMI..BERDASARKAN KECERDASANNYA….UNTUK MENJADI KHALIFAH DI MUKA BUMI..(PENGATUR BUKAN MANUSIA PERTAMA……..DAN TENTANG BUAH LARANGAN ITU…??? APAKAH ITU SCENARIO????? AGAR ADAM TERLONTAR KE BUMI??? INI JUGA MEMBINGUNGKAN………KENAPA HARUS DGN BERBUAT KESALAHAN ADAM HARUS DI UTUS KEBUMI…MUNGKIN KARENA DIA MAKAN BUAH KHOLDY..SEHINGGA TERPETIK KEINGINAN TUHAN..BAHWA ADAM BISA BERFIKIR MANA YANG BAIK DAN BURUK SEHINGGA DIA PANTAS DIKIRIM KE BUMI….GITU KALI YA… PUCIIIIIIIIIINGGGGGGGGGGGGG….
Felipe
27 December, 2009 at 23:37
Kelihatannya anda lebih percaya kepada analisa penemu fosil dari pada Al_quraan
sebaiknya anda harus berulang-ulang menghayati Al_quran
Bukankah ketika terjadi pembunuhan pertama di bumi antara habil dan qabil, untuk menguburkan saudaranya yg matipun manusia tidak bisa setelah seokor burung yg sedang menggali tanah untuk untuk menguburkan saudaranya burung, manusia (Qabil) menirunya yg dilakukan burung untuk menguburkan saudaranya
sampai saat inipun manusia masih belajar dari burung contonya
Untuk membuat pesawat jet manusia belajar dari burung yg terbangnya kencang
untuk membuat kapal selam yg canggih manusia belajar dari ikan
karena Allah sudah bejanji akan mengajari manusia lewat lewat ciptaanya
Tidak kamu pikirkan Allah telah menciptakan langi tamap tiang dan telah menghiasi langit itu dengan bintang bintang
Abraham
27 February, 2010 at 23:48
Ternyata manusia itu terbatas kemampunanya….hanya allah yang mempunyai segala rahasia dalam hidup…..Dia yg lebih tahu…
Mardy
12 August, 2012 at 16:05
janga pusing,,ini hanya masalah iman …kalau yakin dengan alqur”an maka yakinilah sampai kita wafat
jangan sampai kta trpecah belah karna ketidak pastian,yang ragu maka tinggalkanlah
wallohi
adonk
2 May, 2013 at 13:45
Al-qur’an takakan salah
jaya
5 April, 2010 at 11:06
mnrut saya mhluk yg kita (penemu) temukan fosilnya atau umum di sebut manusia purba itu tidak bisa di sebut manusia seutuhnya,..
menurut saya mahkluk(manusia purba,binatang purba, dll) yang diciptakan pertama oleh allah memang bukan nabi adam,.tapi manusia pertama yang di ciptakan oleh allah itu sudah tentu nabi adam.
fey
6 May, 2010 at 19:30
Nabi Adam adalah manusia pertama yg diciptakan oleh Allah SWT dari tanah yg diambil dari bumi. Yang kemudian dibentuk manusia mati lalu diisi dengan roh sehingga menjadi manusia hidup. Kalo homo-homo atau yang disebut dengan manusia purba itu bukannya manusia melainkan monyet. jangan disamakan monyet dengan manusia (Nabi Adam). Dalam Al-Qur’an sudah jelas. Memang banyak versi cerita, tapi ingat jangan sampai keimanan kita goyak karena cerita2 yang membingungkan kita. semoga kita tidak terpengaruh dengan cerita2 atau sejarah yang membingungkan. selagi kita kembali kepada Al-Qur’an insya Allah kita akan selamat. amin.
junetto
20 May, 2010 at 16:06
bener g nih
haku
7 June, 2010 at 16:48
tidak semua keturunan nabi adam itu cerdas. Buktinya sekarang aja msh ada manusia yg hidup primitif di hutan seperti suku anak dalam.. Barangkali kehidupan manusia purba itu tak jauh beda kehidupan suku primitif itu.. Tentu orang2 primitif tu msh anak2 nabi adam khan?
mamase
12 June, 2010 at 23:54
menurut saya, smua manusia itu pintar, tapi hanya fakto kemalasan yang mendasar maka biasa manusia itu dikatakan bodoh, padahal itu cuma dari kecepatan otak kita merespon dan menangkap apa yang didengar, dilihat, dihirup dan dirasakan.
masalah suku primitif itu hanya faktor pergaulannya saja seandainya pritif itu mengenal dunia secara bebas maka dia tidak akan begitu, karna suku primitif masih menjunjung norma-norma leluhur mereka. mungkin seperti itu, coba kita telusuri dari mana keturunan kita, apakah memang sudah modern atau tidak, coba seandainya kita terlahir di kalangan primitif pasti pikiran kita akan sama dengan mereka, tapi untung kita terlahir sudah mengenal dunia global (hehehe)
dede
8 March, 2011 at 02:20
Assalamu’alaikum…
1.Nabi Isa as bukanlah Yesus…
2.Fakta adalah kebenaran yang berasal dari Allah…
3.Buat apa membandingkn Alquran dengan Injil karena secara mutlak Alquranlah yang sempurna
4.Adam as adalah manusia pertama dan adapun temuan-temuan tentang asal mula manusia yang katanya “fakta” evolusi dari kera adalah faham yahudi untuk merusak sejarah manusia
5.Adapun malaikat mempermasalahkan proses penciptaan manusia yang diragukan tabiatnya adalah malaikat tersebut tidak mengetahui apa-apa dan yang membuat malaikat berkata demikian adalah ulah dari jin yang membuat kerusakan sebelum penciptaan manusia
5.Wacana di atas memang terdapat kebenaran tetapi dalam penyajiaannya memasukkan paham-paham liberal,paham yang mengedepankan akal daripada iman
6.Belajarlah bahasa Arab karena wacana di atas meskipun ingin menyampaikan kebenaran tetapi dalam menafsirkannya hanya terpacu pada terjemahannya saja yang menyebabkan penyimpulan dari 1 sudut pandang,sedangkan konteks bahasa Arab itu luas sehingga hikmah melalui penafsirannya
Wallahu’alam
Jasad Pinjaman
17 June, 2010 at 02:47
Setuju . . ! ! . .
Maaf artikel diatas memang banyak sumber yang tidak jelas.
Akhwat
24 February, 2012 at 22:14
benar…setuju jg..
karena memang Allah sebelum ada yg namanya iblis, sebenarnya Allah menciptakan Jin dan Malaikat tetapi ada jin yang membangkang oleh sebab itu disebut iblis dan itulah yg menjadi penggoda iman kita dan mengusik keimanan diri kita,
lebih baik jika mencari pembenaran saya setuju cari dari Al-Qur’an..
adam
3 August, 2012 at 08:49
Semuanya ga ada yang bener,, semuanya yang menemukan /menyebarkan adanya manusia pertama adalah bohong, sama aja dengan melakukan kebohongan publik alias Melakukan pembenaran sendiri (kelompok),, Tidak ada yang tau siapa manusia pertama didunia ini,,, jangankan manusia pertama,, kakeknya kakek kita aja ga ada yang tau nama dan wujudnya,, boro2 manusia pertama, boro2 nabi adam, Kalo mau tau bukti dan fakta cari urut2annya siapa bapak kita, siapa kakek kita, siapa bapaknya kakek kita, siapa kakeknya kekek kita dan seterusnya mampukah kita menelusurinya, kalo ga mampu, jangan harap bisa ketemu siapa manusia pertama di muka bumi ini ….
desmon papanggo
15 September, 2010 at 14:59
goblok lo ,,,, nah kyak gni ne klw otak dangkal yg malas belajar kayak orang primitf,,,
teratai merah
11 July, 2012 at 19:25
Astaghfirllah, bkn bermaksud SARA tetapi setiap agama tertutama agama” samawi menyatakan dan beriman tentang itu, semua itu bersangkutan dgn iman seseorang.. tdk ada yg bisa menyalahkan atau disalahkan… hanya saja apapun agama anda, lbh baik anda sedikit mendalami jikapun anda Atheis mungkin itu hak anda tp lbh baik kita tdk perlu membuat suatu komentar jika kita tdk yakin karena lbh baik kita diam dari pada menjadi sesuatu yg tdk baik bagi diri dan org lain..
dan jika anda Islam saran saya perbnyk diri untuk dtg ke mesjid dan bnyk melakukan tanya jawab dengan ustad agar keimanan kita lbh baik lg..
adam
3 August, 2012 at 09:00
Kalo menurut saya sich yg dikatakan fosil manusia purba itu sebenarnya hanyalah fosil sejenis kera yg sekarang sudah punah, mereka berjalan tegak tetapi mereka bukan manusia melainkan hewan yg hidup berkelompok, mengenai penggambaran sosok sebenarnya berdasarkan fosil temuan para ahli yg merujuk pada bentuk manusia itu hanyalah merupakan rekayasa semata jadi mungkin bentuk rupa wajahnya tidak seperti yg kita lihat sekarang yg mendekati wajah manusia tapi justru malah mendekati wajah monyet hanya Nabi Adam As dan keturunannya sajalah yg mempunyai wajah yg sempurna seperti wajah manusia yg kita lihat sekarang ini ini sesuai dengan yg dijelaskan dalam Al Quran…. kemudian mengenai para malaikat yg semula keberatan karena Allah akan menciptakan khalifah dimuka bumi ini menurut saya karena malaikatpun diberi kemampuan oleh Allah untuk melihat masa depan atas izin Allah…jadi para malaikat itu tau belaka hal ihwal tabiat manusia yang akan diciptakan oleh Allah….karena bukankan dalam Al Quran sudah dijelaskan bahwa pembunuhan manusia pertaman didunia adalah dibunuhnya Habil oleh Qabil (keduanya merupakan anak2 Nabi Adam As) dimana diketahui karena Qabil iri terhadap Habil yang ternyata mendapat istri lebih cantik dari yg didapatkan oleh Qabil….demikian menurut saya…
Pambudi
29 September, 2010 at 13:28
masih ada yg percaya fosil dr jaman purba?
di sangiran banyak ya..?, lo ga salah situ dulu pusat kerajaan majapahit?
Cb cek bekas-bekas pusat kerajaan.., kayaknya banyak fosil manusia purba deh.. Kalo menurutku sih, tulang belulang biasa, hanya mungkin kompisisi, struktur tanah yg berbeda2 yg menyebabkan tulang belulang itu ada yang hancur, ada yang utuh.
anthok
8 November, 2010 at 23:49
Adam memang manusia pertama
,
Alquran adalah kebenaran yang mutlak
Ilmu sejarah tentang manusia banyak bohongya.
zaman nabi Adam hidup tentu sangatlah lama, bukan 7000 thun yang lalu , itu salah….,terlalu singkat
hanya Allah yg Maha Tahu,..,Dia hanya menyuruh manusia berfikir dan mencari bukti kebenaran.., berdasrkan petunjuknya yaitu Alquran dan Hadist Rasulullah SAW,…
anakcucuadam
24 November, 2010 at 10:19
Yg saya tau
manusia purba 90% mati akibat letusan super vulcano toba
73ribu thn yg lalu.
Yg 10% mati akibat seleksi alam
Bungsu
27 January, 2011 at 01:55
kalo menurut aku..,Alloh Swt menciptakan Nabi Adam As.. untk menjadi kholifah di bumi,
dlm arti kata Kholifah Adlh pemimpin,, jadi Alloh menurunkan AdamAs ke bumi untuk memimpin.. berarti ada kehidupn sblm Nabi Adam as.. dan Nabi adam di uts untuk menjadi penyelmt buat nya,,
afif
27 February, 2011 at 23:08
dr atas sampe bawah saya baca semua.,.,.,.
dan hasil nya saya bingung.,.,.
kenapa harus susah2 mikirin gituan,.,.,
padahal cukup aja dengan percaya AL-QUR’AN,.,.,.
gk perlu + gk usah ribet2 mikirin manusia pertama yang hidup di bumi.,.,.
itu bisa mempertipis iman kita loh.,.,.,
kalian mencari tau = kalian meragukan kebenaran AL-QURAN.,.,.
dan itu artinya ???
punten ah bilih lepat nyarios, mung masihan komentar we abdi mah,.,..,
kaanggo alhamdulillah.,.,.
teu kaanggo teu masalah.,.,.,!
©AINGURANGSUNDA™
Bhonz
28 February, 2011 at 07:13
Hey, you used to write excellent, but the last few posts have been kinda boring… I miss your great writings. Past several posts are just a bit out of track! come on!
how to download book
11 August, 2011 at 19:23
ikutan komentar yaa bro
bila adam manusia pertama berarti adam tidak dilahirkan = tidak mempunyai tali pusat
keterangan beberapa kitab suci mengatakan penciptaan adam sama dengan penciptaan isa
pendapat saya adam merupakan manusia pertama yang ber ahlak mulia yang mampu mempelajari ilmu ilmu Allah
aldi_rp
27 October, 2011 at 21:25
DASAR PERTAMA= ,QS.Albaqarah:30 , [["Ingatlah ketika Tuhanmu berfirman kepada para malaikat: 'Sesungguhnya Aku hendak menjadikan seorang khalifah di muka bumi.' Mereka berkata: 'Mengapa Engkau hendak menjadikan khalifah di bumi itu orang yang akan membuat kerusakan padanya dan menumpahkan darah, padahal Kami senantiasa bertasbih dengan memuji Engkau dan menyucikan Engkau ?' Tuhan berfirman: 'Sesungguhnya Aku mengetahui apa yang tidak kamu ketahui.'" (QS. al-Baqarah: 30) Selanjutnya QS.surah Al Hijr : 26 dan surah as Sajdah:7,,,,DASAR KEDUA=,,lalu hadist Rasullulah ''“Sesunguhnya manusia itu'' berasal'' dari Adam dan Adam itu (diciptakan) dari tanah”. (HR. bukhari],,jadi saya tetap berkeyakinan kl manusia pertama adalah Adam.as.
Ali Taufik
14 February, 2012 at 07:40
Hmmm… Ana kurang setuju dengan tulisan diatas karena mengambil dari sumber2 yang tidak jelas. Ana yakin bahwa Nabi Adam adalah manusia pertama. Dan Nabi Adam tidak punya ayah dan ibu. Beliau diciptakan dengan tangan Allah langsung. Kita takkan pernah tahu kapan masa hidup Nabi Adam, hanya Allah yang tahu. Dan sekali lagi waspadalah merujuk pada sumber2 yang tidak jelas karena hanya akan menambah syubhat. Mantaplah dengan aqidah yang benar.!
Masalah manusia purba, sepertinya ana kurang begitu percaya atau bahkan tidak percaya bila nenek moyang kita adalah manusia purba. Itu hanyalah teori orang2 kafir. Antum lebih percaya Allah atau orang kafir..??
Allahu ta’ala a’lamu bish showab.
Akhwat
24 February, 2012 at 22:04
Teori Logis – Dengan adanya bencana alam dahsyat dan berulang dengan jarak waktu ratusan atau bahkan jutaan tahun dimungkinkan mahluk di bumi sebagian besar punah seperti dinosaurus dan mahluk prasejarah lainnya termasuk pula mahluk yang mirip manusia sekarang ini, setelah pada punah diciptakan mahluk baru lagi..
doni
6 March, 2012 at 23:26
Menurut pendapat saya, tidak ada surga (janah). memang seperti apasih itu surga? surga atau janah itu diciptakan oleh individu manusia. konkritnya, bila ia senang didunia ini, maka ia telah berhasil menciptakan janah, begitu pula jika ia sengsara didunia ini, maka ia merasakan berada di neraka (nar). hal ini berlaku hukum fluktuatif. jadi Adam tidak pernah tahu seperti apa itu janah. letak kesalahannya adalah ketika Adam memakan atau mengambil sesuatu yang bathil (kholdi), sebab Allah menyediakan antara haq dan bathil untuk menjadi pilihan ilmu, dan Adam pernah salah memilih jalan bathil. apa2 apa yg pernah didongengkan mengenai makan buah kholdi, pelurusannya adalah ia pernah telah mengambil jalan salah yaitu jalan bathil yang hingga generasinya sampai kita sekarang ini tetap berlaku pilihan haq dan bathil. bisa ditebak, jalan bathil adalah pilihan terbanyak manusia saat ini, terlepas ketidak tahuan ilmu itu atau memang sdh terjerumus pada situasi saat ini.
martyjohn
28 March, 2012 at 18:30
yang disebut MANUSIA itu adalah bani-adam as..yaitu kita2 sekarang ini..
Adam as adalah manusia pertama..
Adam as memang bukan MAHKLUK berakal pertama yg di ciptakan Allah SWT, seperti halnya cro-magnon,dll.
Tapi mereka bukanlah manusia..hanya mahkluk berakal..
ricky
21 May, 2012 at 02:14
hmmm,, saya ikutan komen dikit ya..
kalo menurut logika saya seperti ini,,
Adam turun ke bumi itu bukan saat Adam baru diciptakan.
Adam sudah diciptakan sebelum Homo Sapian dkk (aku ga tau istilah2nya hehe) berada di bumi,
secara matematis mungkin gini..
Adam adalah manusia pertama yang diciptakan Allah.
Adam bukan manusia pertama yang ada di bumi.
Homo sapien dkk adalah manusia yang ada di bumi.
Pada saat Adam di surga, Homo sapien sudah ada di bumi.
naah coba kita cermati (apa ada yang salah dari kondisi tersebut) lalu kita buat urutannya
1. Adam manusia pertama diciptakan dan tinggal di surga
2. Setelah adam, Allah menciptakan homo sapien yang tinggal di bumi
3. Adam di turunkan ke bumi melalui kelahiran dari seorang homo sapien
naaaah kalo kondisi seperti ini menurut saya memungkinkan jika Adam ada di bumi sekitar 6000an tahun setelah adanya homo sapien.
Sebenarnya masih banyak kondisi yang memungkinkan lagi yang bisa membuktikan bahwa Al-quran benar.
Taofik Setiyadi Basuki
11 July, 2012 at 07:52
mentang2 monyet monyet monyet monyet dan monyet bisa nyalain api,berburu bawa tombak trus d samain sm mnusia, itu kn cra monyet hidup tp udh brevolusi,,,, manusia dn monyet itu beda, tw kn,, mau2nya d samain sm monyet,..kl anjing bs maen bola, trus anjing it mnusia, trus kl gajah bs maen petak umpet, jd gjah mnusia, trus kl babi mkan nasi brti gajah mnusia, ……. ngulik d wjibkan, tp ngulik kaya gni yg bkin islam pecah belah…
anak sd juga tau
10 January, 2013 at 14:28
Assalamialaikum Wr. Wb.
Dari banyak sekali dan panjang sekali komentar, kok tidak ada yang menjelaskan arti kata manusia. Awal mula ada kata “manusia dari mana ?” Dan kenapa disebut manusia ? Kalo sudah ketemu insyaAlloh jawabannya pasti ketemu. Silahkan dirujuk dari semua kitab suci masing2. Terima kasih.
Wassalamualaikum Wr. Wb.
fladamma
22 July, 2012 at 22:15
Apakah ada unsur conspirasi dunia terhadap Tuhan Yang Masa Kuasa….untuk membelokkan persepsi Penciptaannya..jangan terprovokasi..teguhkan pendirian
Bayu Erlangga
7 August, 2012 at 15:24
bnar, nabi adam adalah manusia tertua, ente cuma menafsir dari penemuan fosil di sebuah negara, apakah anda pernah berfikir bahwa di negara lain mungkin saja ada fosil yg lebih tua dari yg ente sebut??
Lalu soal malaikat…jika iya mampu mengetahui masa yang akan datang, mestinya ia jga tau kpan terjadinya kiamat, sedangkan untuk hal kiamat sudah d jelaskan, tak ada yg mengetahui kpan terjadinya kecuali ALLAH,,mungkin saja penulis sebelum nya salah menafsirkan ato mengartikan alqur’an…begitu mas bro..saya jga newbie..hehehe
koboyi
10 August, 2012 at 01:25
Kl mnurut w sih bumi udh tercipta bebrpa kali + kiamat itu jg udh terjd bebrp kli, & mnrt w malaikat adlh manusia pda bumi sblm skrng yg d ubah Allah swt mnjdi cahaya jd mereka sdh tw sft dasar manusia,mk ktika Allah swt ingin menciptakan Adam A.S. Pra malaikat pda protes tntng sifat yg akn muncul pda dri manusia!
Dast
12 August, 2012 at 22:34
numpang komen yaa
kadang kita sebaga manusia memang selalu ingin untuk mencari tahu lebih banyak dan lebih banyak lagi. tidak ada salahnya, justru malah bagus dan memang manusiawi, akan tetapi apa yg kita peroleh setelah kita mengetahui kebenaran dari pertanyaan kita? apa tujuannya?
Allah SWT menciptakan ilmu pengetahuan semata mata agar kita bersyukur kepada Allah dan mengetahui betapa hebatnya Allah.
Memang sebagai manusia kita sering menanyakan asal usul kita, tp ada suatu saat dimana itu bukan lagi urusan kita untuk mempertanyakannya, karena itu rahasia Allah.
Menurut saya pribadi ada kemungkinannya Allah menciptakan manusia lain sebelum Adam, jadi Adam bukanlah manusia pertama melainkan khalifah pertama, akan tetapi, untuk mengetahui itu semua dibutuhkan perhitungan yg mantap mengenai selisih usia nabi Adam sampai sekarang, juga dibutuhkan perhitungan yg mantap mengenai selisih Adam dengan manusia sebelum Adam.
jadi memang terlihat membingungkan dan misterius, karena memang manusia sekarang hanya menerka nerka mengenai perhitungan tersebut.
zuhdi
30 September, 2012 at 06:09
http://caramenjadiagen.com/agen-jelly-gamat-luxor-bandung.html
xamthonemujarab
4 October, 2012 at 09:19
http://agenxamthoneplusbandung35.wordpress.com/
xamthonemujarab
4 October, 2012 at 09:20
http://ekstrakdaunsirsak.com/168/agen-ace-maxs-bandung
xamthonemujarab
4 October, 2012 at 09:20
ass semuanya..
menarik sekali…menurut sy nabi adam as adalah manusia pertama, homo sapien or lainnya adalah mahluk allah swt lainnya yang menurut para ahli volume otaknya mendekati volume otak manusia..karena ‘ hanya mendekati, maka itu mahluk yang disebut manusia purba tidak bertahan dengan kondisi bumi dan musnah.
legging
21 October, 2012 at 19:10
kalau saya memahami surat al baqoroh tentang penciptaan adam ada 2 point yang harus diperjelas.
malaikat tau bahwa manusia itu perusak dan penumpah darah. maksudnya adalah bukan tahu bahwa manusia itu akan saling berperang dan membunuh tetapi karena manusia tercipta dari tanah dan tak ubahnya seperti hewan, mereka di sebut perusak dalam al quran karena hewan seperti kambing akan merusak rumput untuk makannya, dan maknya menumpahkan darah maksudnya karena hewan seperti harimau akan memangsa kambing untuk makan. sebab itulah malaikat (golongan iblis) mengatakan manusia itu tak layak jadi kholifah karena mereka sendiri memakan gas (hadits rosul: setan memakan gas dari tulang, kotoran, dll) tak perlu merusak dan membunuh sedang manusia yang dari tanah seperti binatang pasti melakukan itu. jadi adakah manusia sebelum nabi adam? tidak, adakah hewan sebelum nabi adam? ya. wallahualam…
mr.korsel
22 October, 2012 at 17:01
Menurut saya Nabi Adam itu hasil experimen Alien yang untuk menggantikan manusia purba yang punah terkena bencana alam…
watino
2 November, 2012 at 11:46
Nabi Adam memang bukan manusia pertama yang di ciptakan oleh TUHAN YME/ALLAH SWT, saya yakin itu karena jika kita tidak yakin dengan pendapat itu berarti saya tidak percaya dengan TUHAN YME/ALLAH SWT.
renu
12 December, 2012 at 13:46
manusia purba jaman batu adalah keturunan Nabi adam as , coba tengok di indonesia aja manusia primitif masih ada yg notabene sekarang udah masa digital masa enternet , coba aja di pikir secara nyata!
saya
18 December, 2012 at 12:38
ada ada saja pak le,
saya
18 December, 2012 at 12:41
baru siang tadi tajuk hebat ini saya perdebatkan bersama keponakan saya. perihal benarkah adam sebagai manusia pertama di muka bumi ini. waduh2 seperti dipimpin saja jemari saya utk mengklik web ini. ternyata sebagai manusia yang lain saya turut terdesak untuk tidak meyakini bahawa adam itu manusia pertama tetapi benar dia adalah nabi/khalifah pertama di atas muka bumi Allah ini. wallahualam…..
zolkharnai
21 December, 2012 at 22:36
Asslkm..kalo menurut sy sesuai Alquran,Adam adalah manusia pertama.Sama seperti dinosaurus,mammoth,harimau gigi pedang dll,austrophltcus,homo habilis,dan jenis makhluk purba lain telah punah terutama karena seleksi alam dan memang kondisi bumi yg msh berproses iklimnya. Nabi Adam diturunkan ke bumi saat bumi sudah sempurna dan makhluk makhluk hidupyang ada adalah yg bertahan trhd seleksi alam seperti burung.anjing,buaya.dll yang sampai saat ini kt msh jumpai.demikian.
Wongkitogalo
24 December, 2012 at 22:50
setuju 100%
wongiman
16 January, 2013 at 14:53
mentang2 monyet monyet monyet monyet dan monyet bisa nyalain api,berburu bawa tombak trus d samain sm mnusia, itu kn cra monyet hidup tp udh brevolusi,,,, manusia dn monyet itu beda, tw kn,, mau2nya d samain sm monyet,..kl anjing bs maen bola, trus anjing it mnusia, trus kl gajah bs maen petak umpet, jd gjah mnusia, trus kl babi mkan nasi brti gajah mnusia, ……. ngulik d wjibkan, tp ngulik kaya gni yg bkin islam pecah belah…
anak sd juga tau
10 January, 2013 at 14:24
Jangan anggep homo2 itu manusia, yg menyebut homo2 itu manusia, pertama kalinya siapa ?? Allah kah ?? Qur’an kah ?? Orang barat kan.
Malaikat bisa tahu kalau di kasih tahu oleh Allah,, malaikat tidak bisa belajar.
Jadi sebelumnya malaikat sudah dikasih tahu oleh Allah tentang manusia.
angga
3 April, 2013 at 06:13
haha
adonk
2 May, 2013 at 13:46
Hmm…… terimakasih buat yang sudah post komentar. Komentarnya mantap semua dan sudah memperkaya tulisan ini. Tapi, dengan pertimbangan agar wacana ini tidak melebar ke mana-mana, sy putuskan untuk menyetop komentar sampai di sini saja.
Ada pun kesimpulan untuk tulisan ini, adalah:
(1) Manusia purba bisa jadi adalah mahluk (hewan) menyerupai manusia, yang pernah diciptakan Allah SWT di bumi, (2) Nabi Adam as adalah manusia pertama yang diciptakan langsung oleh Allah SWT sesuai dengan petunjuk al-Quran dan kita semua adalah Bani Adam (keturunan Nabi Adam as), (3) Ketika Nabi Adam as dan Hawa diturunkan ke bumi, semua manusia purba di muka bumi sudah dalam keadaan punah, seperti punahnya dinosaurus dll., (3) semoga kita semua selalu berada dalam limpahan rahmat Allah SWT, amiiiiinn….. [a]
Asmar Abdullah
13 May, 2013 at 14:57